Artis Marsha Aruan Bintangi Film ‘Nagih Janji Cinta’

KabareTegal – Marsha Aruan termasuk seorang artis yang tak cepat berpuas diri dengan berbagai peran yang telah dilakoninya selama ini. Baik berbagai perannya dalam film, web series, sinetron, hingga FTV (film televisi).

 

Menerima peran Ajeng dalam film ‘Nagih Janji Cinta’, Marsha justru karena ia ingin mencoba tantangan tersendiri dengan perannya sangat bertolak belakang dirinya yang keturunan Batak, Sumatera Utara. Dimana karakter Ajeng adalah seorang anak ningrat Solo yang lembut.

“Saya berperan sebagai Ajeng, seorang anak ningrat, tapi bukan ningrat yang jadul, melainkan sudah modern dan mengikuti perkembangan zaman sekarang, “ kata Marsha Aruan saat acara slametan film ‘Nagih Janji Cinta’ di Warunk WOW KWB, Jl. Warung Jati Timur Raya No. 18, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (13/2/2022).

 

Lebih lanjut, perempuan kelahiran Jakarta, 24 Oktober 1996 itu menerangkan, peran yang dilakoninya dari Solo dan ningrat. “Dia punya kepribadian yang santai dan tenang serta suaranya lembut. Beda banget dengan saya yang orang Sumatra Utara, Batak, suaranya keras, “ terang artis yang pertama kali memulai karier beraktingnya dalam sinetron Hantu Cilik pada tahun 2003.

 

Menurut Marsha, Ajeng walau ningrat tapi punya keinginan kuat untuk memperjuangkan haknya. “Pertimbangan menerima peran ini karena saya belum pernah memerankan sebelumnya dan menjadi tantangan tersendiri bagi saya,” ungkapnya mantap.

 

Untuk memerankan karakter Ajeng, Marsha mengaku mengeksplore sendiri. “Saya eksplore sendiri dengan memperhatikan orang-orang Solo, yang tentu dibantu oleh acting coach, “ tegasnya.

 

Marsha menyampaikan dirinya sudah mempersiapkan sebaik-baiknya untuk menjalani syuting film ‘Nagih Janji Cinta’. “Rencananya syuting film ‘Nagih Janji Cinta’ berlangsung 14 hari penuh di Solo, “ pungkas Marsha.

Dalam film produksi PIM Pictures dengan arahan sutradara Rizki Balki, Marsha Aruan beradu akting dengan Irzan Faiq, Deven Christiandi, Ady Sky, Wanda Hamida, Sujiwo Tejo, Gea Indrawari, Cahyani, Frislly Herlind, Gerald Krechoff, Fashya Attaramzi, Nazhwa Zahira, Sruti, Erick Ekstrada, dan Endah Laras yang berperan sebagai Mbok Sri.

About AKHMAD SEKHU

Akhmad Sekhu, wartawan dan juga sastrawan. Buku puisinya: Penyeberangan ke Masa Depan (1997), Cakrawala Menjelang (2000). Sedangkan, novelnya: Jejak Gelisah (2005), Chemistry (2018), Pocinta (2021)

View all posts by AKHMAD SEKHU →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *