Penyanyi Vonny Sheila Bersyukur Tetap Eksis di Dunia Nyanyi

Vonny Sheila termasuk penyanyi senior yang masih tetap aktif bernyanyi sampai sekarang. Energi kreatif terus terasah, bahkan semakin cemerlang. Lagu ‘Amboy Asyiknya’ tahun 1993 yang melejitkankan namanya dan sampai sekarang ia tetap eksis di dunia nyanyi karena dirinya pandai bersyukur.

 

“Saya sempat jenuh bernyanyi di saat hamil anak ke dua sekitar tahun 2007 sampai 2015 ketika almarhum ayah saya Agus Helm yang notabene juga seniman Surabaya yang mempunyai group dangdut ‘Dewa Amor’, menggugah saya untuk membuat karya-karya lagi dengan menyanyikan lagu-lagu beliau. Judulnya ‘Perawan Tuwek’. Rupanya itu adalah duet terakhir kami. Beliau wafat 26 Desember 2019 lalu, “ kata Vonny Sheila menuturkan dirinya masih tetap semangat bernyanyi kepada KabareTegal, Kamis (19/3/2020).

 

Perempuan kelahiran Surabaya itu lebih lanjut menerangkan, di tahun 2020 merilis 4 single, yakni pertama. ‘Dangdutan’ (Rilis 31 Desember 2019), ia duet dengan Sukres Juminantokres, karya Sukres Juminantokres dan produksi SV Pro. Kedua, ‘Lama Ku Menunggu’, karya dan produser Elyas Hasibuan dan produksi  Girez Music Pro. Ketiga, ‘Keajaiban Cinta;, karya dan produser Elyas Hasibuan dan produksi  Girez Music Pro. Keempat, ‘Bocor Duluan’, ia duet dengan Rozy Mandala, karya Aki Macho dan produksi ARV Production.

 

“Lagu pertama berkonsep ceria, mengajak bernyanyi dangdut bersama-sama, disco dangdut.  Lagu kedua disco dangdut juga, bercerita tentang kesalnya menunggu kekasih yang tak kunjung tiba, hobbynya berjanji yang tak pernah ditepati. Lagu ketiga unik sekali karena saya belum pernah menyanyikan lagu-lagu sendu, ada RAL-nya pula, bercerita tentang sepasang kekasih yang akhirnya berpisah hanya karena ada sesuatu yang mengganjal di hati salah satu pasangannya. Antara putus dan tidak, tak ada kejelasan yang pasti. Lagu keempat unik sekali, bercerita tentang seorang suami yang berencana kawin lagi namun gagal karena sudah diketahui istrinya. Ada nuansa dangdut yang berbeda disana, kemasan musik yang unik dengan sedikit sentuhan Mandarin di dalamnya, “ terang Vonny.

 

“Lagu pertama dan kedua, usai rilis, besoknya rumah kami kebanjiran selutut. Ujian kehidupan yang tak akan pernah usai ya selama nafas masih di kandung badan, “ imbuhnya mengenang kebanjiran.

 

Menurut Vonny, sepanjang sejarah karier ia menyanyi yang sangat berkesan tentu saja lagu ‘Amboy Asyiknya’. Karena masyarakat mengenal dirinya melalui lagu tersebut di tahun 1993. Karya Djalis Adiluhung. Produksi : HP Record. “Alhamdulillah masuk nominasi HDX ’93 saat itu. Sayang belum menang, tapi saya sangat bersyukur karena tidak semua penyanyi bisa masuk nominator di ajang tersebut, “ tuturnya  penuh rasa syukur.

 

Vonny menyampaikan, awal terjun ke dunia nyanyi berawal dari mimpi. Ia ingin ketemu Bang Haji Rhoma Irama dan ingin kenal, ingin sepanggung dengan senior-senior. “Alhamdulillah Tuhan mengabulkan semuanya, “ tuturnya kembali mensyukuri.

 

Saat ditanya, siapa yang paling memotivasinya menjadi penyanyi? Dengan tenang dan penuh kebanggaan, Vonny memberikan jawaban, “Almarhum ayah saya yang sangat mensupport dan memotivasi karier saya, meski awalnya saya rada ogah-ogahan terjun ke dunia dangdut. Maklum anak muda, gengsi masih tinggi. “

 

Untuk itu, kata Vonny, ayahnya memberi pengertian, bahwa dangdut itu salah satu musik kebanggan Indonesia. Jika bukan kita lantas siapa lagi yang akan melestarikan dangdut. “Begitu wejangan beliau. Beliau gigih memperkenalkan saya ke dunia dangdut. Akhirnya saya mau juga. Untuk pertama kalinya saya mencoba menyanyikan lagu Darah Muda-nya Bang Haji Rhoma, “ kenangnya.

 

Seiring berjalannya waktu, lanjut Vonny, pada awalnya menyumbang di berbagai acara, hingga ia menjadi penyanyi tetap Taman Remaja Surabaya. “Honornya mulai dari 25.000 hingga meningkat perlahan dan sampai saat ini alhamdulillah masih terus berkarya, “ tutur Vonny tiada henti terus mensyukuri.

 

Vonny membeberkan, tahun 2016 seperti diberi ilham oleh Tuhan, ia menulis lagu religi dengan judul ‘Astaqfirullah Sabarlah’. Lalu berturut-turut 2017 hingga sampai saat ini, ia menulis lagi lagu dengan judul ‘Mak Endang’, lalu ‘Zohry’. ‘Pemantik Hati’ duet dengan Gus Zakky dari Lamongan, ‘Sembuhkan Dia’ dinyanyikan Heri Anggara Putra, ‘Janji Kampungan’ dinyanyikan Sherly Valenia, ‘Mencari Keabadian’ dinyanyikan Anjar Duta, dan ‘Tiga Perkara’ dinyanyikan Gus Zakky (Kyai Muzakkin).

 

Vonny mengaku pengalaman paling berkesan selama ia menyanyi, yakni saat perform di Osaka Jepang tahun 2000 dan di Bangladesh tahun 2019. “Di Bangladesh saya kolaborasi dengan suami, Nayoko Wibowo. Beliau player dan saya penyanyinya, “ ungkapnya bangga.

 

Menjalani profesi apapun pasti ada suka dukanya. Begitu juga dengan Vonny menekuni dunia nyanyi. “Sukanya menjadi lebih banyak teman, lebih luas dalam pergaulan, menambah wawasan tentang Nusantara dan makin mengenal dunia luar, bisa bebas berekspresi dengan menulis lagu sendiri, menuangkan ide-ide dalam karya, dan lain-lain. Dukanya kalau gak dibayar panitia, “ ujarnya.

 

Pendapat Vonny mengenai dunia nyanyi ini cukup keras persaingannya. “Paling sedih jika ada persaingan yang tidak sehat. Saling jegal, saling sikut dan terkadang ada modus-modus dari para oknum seperti pelecehan seksual dll. Semoga di antara para seniman bisa saling support agar industri musik Indonesia kian maju ke depannya, “ tegasnya  penuh harapan.

 

Adapun, obsesi dan harapan Vonny ke depan ingin memperbanyak lagu religi guna memperbanyak amal jariyah, berdoa melalui senandung lagu. Di titik ini ia hanya ingin memberikan yang terbaik dari talenta yang sudah diberikan Tuhan kepada dirinya. “Yang penting bisa terus berkarya dan semoga karya-karya saya semuanya disukai masyarakat Indonesia dan membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua. Aamiin, “ tandasnya.

 

Vonny mengucapkan rasa terima kasih kepada Allah, alrmahum ayah ibu, suami, keluarga besar dan untuk seluruh sahabat yang telah memberikan dukungannya kepada dirinya. Para produser rekaman, televisi, radio, rekan-rekan wartawan dan sahabat Von-Shel semuanya. “Apalah artinya saya tanpa kehadiran anda semuanya. Semoga selalu terhibur dengan karya-karya saya. Love you all, “ pungkas Vonny sumringah.

 

Untuk mengenal lebih dekat dengan  Vonny Sheila, silahkan buka :
Channel youtube Vonny Sheila Official.
Facebook : Vonny Sheila Full.
Instagram : Vonnysheila14.

About AKHMAD SEKHU

Akhmad Sekhu, wartawan dan juga sastrawan. Buku puisinya: Penyeberangan ke Masa Depan (1997), Cakrawala Menjelang (2000). Sedangkan, novelnya: Jejak Gelisah (2005), Chemistry (2018), Pocinta (2021)

View all posts by AKHMAD SEKHU →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *