Dokter Rachma Bantu Pasien dari Sakit Fisik & Psikis dengan Metode Hypnorelaksasi Dzikir

KabareTegal, Jakarta – Dokter berperan paling besar dalam penyelamatan masyarakat dari virus yang begitu sangat mematikan tersebut. Salah satunya, Dokter Racma, sosoknya menjadi inspirasi masyarakat, bagaimana awalnya bercita-cita dokter, suka-duka, pengalaman berkesan hingga harapan terhadap masyarakat ke depan agar selamat dari Pandemi Covid-19 sehingga tetap bisa menjaga badan tetap sehat wal afiat.

 

Sebagai praktisi dan konsultan beauty and health, dokter Rachma adalah lulusan Fakultas Kedokteran Umum YARSI, Jakarta, seorang akupunturis dari Lembaga Pendidikan YAPEPTRI, Jakarta, dan seorang Master Hypnotherapist (MCH) dari Indonesian Association of Clinical Hypnotherapist (IACH), Jakarta.

 

Merebaknya Corona Virus Disaese (Covid 19) berdampak segala sisi kehidupan, termasuk juga sangat berpengaruh dalam dunia kedokteran yang terdepan dalam penyelamatan. Tenaga medis mempertaruhkan segalanya, baik waktu, tenaga bahkan jiwa-raga serta nyawa.

 

“Awal saya berkarir sebagai dokter, ketika saya penasaran dengan ciptaan Allah yang begitu sempurna kepada makhluknya. Saya penasaran dengan sistem kerja tubuh manusia, “ kata Dokter Rachma menuturkan awalnya berkarir sebagai dokter, kepada wartawan, Kamis (17/12/2020).

 

Lebih lanjut, Dokter Rachma menerangkan kariernya sebagai dokter itu cita-cita dari kecil. “Karir dokter memang cita-cita saya sedari kecil walaupun cita-cita saya lebih dari satu, salah satunya diplomat juga, “ terang perempuan bernama lengkap dr. Rachmawati, MCH, Akp..

 

Menurut Dokter Rachma, suka duka menjadi dokter itu luar biasa pengalamannya yang tak terbayar oleh apa pun. Ketika melihat orang lain sembuh dari sakit, ia bersyukur karena Allah Yang Maha Menyembuhkan melalui perantara saya dapat membantu orang lain. “Dukanya ketika saya praktek pas saya sakit, pasien tidak percaya sakit, jadi dokter harus sehat “ ungkap ibu dari Sasha Q dan Raisya Fatima Arzaqi ini mantap.

 

Saat ditanya, pengalaman apa yang paling berkesan selama menjadi dokter? Dengan tenang, Dokter Rachma memberikan jawaban, “Pengalaman yang paling berkesan ketika membantu pasien dari sakit fisik sekaligus juga membantu mengobati secara psikis dengan metode hypnorelaksasi dzikir.”

 

Pendapat Bu Dokter Rachma mengenai dunia kedokteran sekarang. “Dunia kedokteran sekarang banyak kemajuan yang pesat sekali dalam segi pengobatan dan diagnose, “ ujar istri dari Ahmad R. Madani.

 

Dokter Rachma menyampaikan harapannya ke depan tentang kedokteran. “Saya berharap kemajuan teknologi di bidang kedokteran agar masyarakat merasakan manfaat bagi kesehatan mereka, “ harapnya.

 

Pendapat Bu Dokter Rachma  mengenai Pandemi Covid-19, yaitu Pandemi COVID-19, adalah pandemi penyebaran virus di seluruh dunia, di mana semua masyarakat harus berperan serta mencegahnya dengan protokol kesehatan yang ada. “Terlepas bermutasi seperti apa virus ini, masyarakat harus terus menerus diedukasi. Karena mencegah tetap lebih baik, “ tegasnya.

 

Adapun, harapan Bu Dokter Rachma ke depan terhadap masyarakat. “Harapan saya pada masyarakat harus lebih sering membaca, sehingga banyak info kesehatan serta penyakit yang banyak di masyarakat, agar masyarakat bisa mencegah, juga dapat merawat diri dengan baik bila tahu tanda dan gejala dari suatu penyakit, sehingga merubah mindset dari pola hidup dan pikir lebih baik. Dengan masyarakat banyak mendapatkan info kesehatan, menjauhkan mereka dari pengobatan yang irasional, “ harapnya.

 

Dokter Rachma menyampaikan pandangannya pada pasca Covid-19, masyarakat, kita bersama-sama menerima kondisi yang mungkin berbeda, dari kebiasaan baru tentang mencegah penyakit dengan ekstra, selalu tetap menerapkan protokol kesehatan, lebih mencintai dan menjaga diri sendiri serta keluarga dari berbagai macam penyakit. “Karena kita tidak tahu nanti virus apa lagi yang terjadi pandemi, jadi kita harus lebih siap. Pola hidup baru juga harus bisa kita beradaptasi dengan tetap mengurangi kegiatan berkerumun, dengan membiasakan kegiatan online,“ pungkasnya.

 

About AKHMAD SEKHU

Akhmad Sekhu, wartawan dan juga sastrawan. Buku puisinya: Penyeberangan ke Masa Depan (1997), Cakrawala Menjelang (2000). Sedangkan, novelnya: Jejak Gelisah (2005), Chemistry (2018), Pocinta (2021)

View all posts by AKHMAD SEKHU →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :