Peletakan Batu Pertama, Ketua Yayasan Al Busyraa: Semua Atas Ridho Allah SWT

KabareTegal – Yayasan Al Busyraa berencana membangun sebuah masjid di kelurahan Randugunting Kota Tegal. Masjid yang akan diberi nama Masjid Jami Al Busyraa tersebut tepatnya berlokasi di Jalan Srigunting No. 42 RT 004 RW 006 Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Yayasan Al Busyraa menandai kegiatan pembangunan masjid dengan melaksanakan acara peletakan batu pertama pada Sabtu (09/10/21) siang.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Al Busyraa H. Mei Listiyanto mengatakan bahwa pembangunan Masjid Jami Al Busyraa ini dapat terwujud atas ridho Allah SWT.

“Pembangunan Masjid Jami Al Busyraa ini adalah niat baik dalam rangka syiar Islam. Di daerah sini juga belum ada masjid cukup besar yang menampung jamaah terutama untuk jamaah sholat Jum’at. Dan tentunya ini semua tentu atas ridho Allah SWT. Masjid adalah rumah Allah, tempat yang mulia dan utama untuk beribadah,” katanya, Sabtu (9/10/21).

Ketua Yayasan Al Busyraa juga meminta dukungan semua pihak agar pembangunan Masjid Jami Al Busyraa berjalan lancar dan selesai pada waktu yang tidak terlalu lama.

“Tentu bahagia sekali jika kita memiliki sarana ibadah di lingkungan kita. Kami mohon dukungan semua pihak agar pembangunan masjid ini berjalan lancar, tentu dengan keikhlasan kita semua maka kita akan mendapat pahala kebaikan di dunia dan akherat,” ucapnya.

Pria yang sudah lama menetap di luar Kota Tegal ini berpesan untuk menabur kebaikan di muka Bumi dimanapun berada, meskipun kita tidak mengetahui kapan dan dimana akan menuainya.

“Menanam kebaikan tidak akan sia-sia. Bila kita menanam kebaikan niscaya kita akan menuai pahalanya baik di dunia maupun di akhirat,” pesannya.

Pada acara yang sama, H. Tridjojo Dwiwantoro perwakilan keluarga besar Soewarto bin Setjowardoyo sebagai keluarga pemilik tanah yang telah diwakafkan untuk pembangunan masjid menyampaikan sangat berbahagia dengan pembangunan Masjid Jami Al Busyraa.

“Hari ini saya mewakili keluarga besar Soewarto bin Setjowardoyo merasa luar biasa bahagia karena sudah lama memimpikan untuk membangun tempat ibadah di sini,” kata H. Tridjojo .

H. Tridjojo meceritakan bahwa dirinya beserta keluarga besarnya telah lama menetap di Jakarta dan Bekasi, namun Randugunting tetaplah tanah kelahiran dan kampung halamannya.

“Sejak kecil saya disini, saya ingat kalau Jumatan agak jauh. Kami berharap agar pembangunan Masjid Al Busyraa ini tidak terlalu lama, selesai sesuai jadwal,” ungkap H. Tridjojo.

Ia menambahkan bahwa ke depannya besar harapannya agar Masjid Jami Al Busyraa tidak hanya dijadikan tempat ibadah, namun juga kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat lainya.

“Kami menginginkan nantinya tidak hanya masjid saja, namun di tempat ini bisa diadakan kegiatan untuk menuntut ilmu seperti hafidz, TPA, TPQ, dan kalau bisa ada kegiatan kemasyarakatan seperti poliklnik,” harapnya.

Acara peletakan batu pertama yang ditutup dengan doa oleh ustadz Imam Prihartanto tersebut nampak dihadiri oleh anggota DPRD Kota Tegal H. Sutari, SH, MH, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tegal Selatan H. Zamroni, S.Ag, M.Si, IKASMA ’69, ’73, dan ’82 serta putra-putri H. Soewarto Setjowardojo, kemudian perwakilan dari Kelurahan Randugunting beserta Ketua RW 006 beserta perwakilan RT dan warga sekitar.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *