Wanda Putra S Sangat Optimis Karier Nyanyinya Akan Eksis Berkembang

Dunia nyanyi memang selalu melahirkan talenta muda berbakat hebat seperti Wanda Putra S. Ia sudah banyak mencipta karya lagu yang kemudian lebih banyak dinyanyikannya sendiri. Tekad dan semangatnya begitu bulat sangat kuat untuk bisa eksis dalam dunia nyanyi, bahkan ia sangat optimis karier nyanyinya akan eksis berkembang

 

“Saya pencipta lagu dan sekaligus juga penyanyi lagu yang saya ciptakan sendiri, “ kata Wanda Putra S tampak penuh percaya diri kepada KabareTegal, Selasa (7/1/2020).

 

Lelaki kelahiran Desa Teluk Roban, Kec. Sorkam, Tapanuli Tengah, Sumut, 1985 itu lebih lanjut menuturkan mencipta lagu dan kemudian dinyanyikan sendiri. “Sebenarnya lagu itu mau dikasihkan ke orang.atau ke artis penyani, tapi berhubung nama saya belum dikenal jadi saya bawakan sendri lagu karya saya sendiri, “ tuturnya semakin tumbuh lagi percaya dirinya.

 

Menurut Wanda, awal ketertarikannya dalam dunia nyanyi diakuinya sejak kecil. “Dari kecil saya sudah mendengar lagu dangdut di rumah, di kampung saya di desa Teluk Roban Kecamatan Sorkam, Sibolga, Sumut, yaitu lagu-lagu dari Bang Haji Rhoma. Bunda Rita, Umi Elvi, dan lain-lain, “ paparnya.

 

Wanda kembali menegaskan dirinya bisa bernyanyi dangdut juga dari kecil, tapi katanya tidak pernah naik panggung, sekedar bernyanyi d kamar mandi, sampai sekolah SMA ia coba ikut perlombaan yang diadakan di sebuah stasiun tv.

 

“Saya mencoba nyali dan keberanian, walauoun tak beruntung, tapi saya tahu dunia dangdut ternyata banyak peminatnya. Saya pun mulai berani naik panggung.walau hanya sekedar menyumbangkan suara di acara hajatan, tapi saya mulai berani bernyanyi di depan umum.dan pada saat saya selesai sekolah dan merantau ke Surabaya, saya kerja di sebuah club yang kebetulan ada musik-nya, tapi bukan dangdut, jadi saya juga belajar lagu selain dangdut, “ bebernya.

Wanda menyampaikan sekarang dirinya mencuba keberuntungan dan menyalurkan hobby-nya mnciptakan beberapa lagu dangdut Melayu. “Jujur sebenarnya saya ingin lagu saya itu dinyanyikan oleh artis jadi begitu selesai lagu saya buat di single pertama, saya pun mulai menawarkan lagu itu ke artis-artis penyanyi, tapi semua menolak, “ ungkap Wanda kecewa tapi dirinya tetap semangat.

 

Menurut Wanda, dirunya memang tetap smngat. “Ada satu artis yang mau dan saya kasih satu lagu, tapi yang lainnya saya bawakan sendiri dengan mengandalkan pengalaman dulu sebagai penyanyi panggung hajatan. “ ucapnya tanpak tetap penuh semangat.

 

Wanda menyatakan dirinya memberanikan diri untuk membawakan semua lagu yang ia buat sendiri. “Dan, saya sekarang bisa menikmati hasil karya-karya saya, seperti di antaranya Rembulan di Balik Sang Kejora (RDSK) yang banyak disukai orang, Cintamu Memang Gila, Sayang Aku Rindu (sar) yang jadi favorit, Penyesalan, Kupu-kupu Malam. Ini lagu yang terakhir, “ bebernya.

“Ada beberapa lagu lagi yang belum saya buat video klip-nya dan masih berjuang menawarkan lagu ke artis. Semoga saja ada yang berkenan, betapa saya sangat ingin satu lagu saya dibawakan Lesty, tapi saya sudah mencoba kirim pesan ke pihak Lesty.dan masih menunggu.persetujuan, “ imbuhnya tetap menjaga semangat.

 

Saat ditanya, apa suka dukanya jadi pencipta lagu dan sekaligus juga yang menyanyi? Dengan tenang, Wanda memberikan jawaban, “Sukanya kerena bernyanyi dan buat lagu adalah hobby saya, tercipta-nya sebuah karya membuat semngat dan buat lagi dan lagi..

Kurang sukanya, kadang sebuah karya yang ditawarkan ke artis atau ke penyanyi di lokal masih menolak. Ada teman saya sesama pencipta berkata, bisakah Anda melihat sebuah karya tanpa memandang nama si pncipta dulu, maksudnya karena kita tak ada nama.dan saya pernh dikomentari sama orang yang kata-katanya begini, ‘woi jangan banyak gaya lu kalau nyanyi suara jelek aja pun.’ tapi saya selalu semangat kerena mereka teman-teman pencipta lagu mendukung juga buat kita berkarya.”

 

Harapan Wanda ke depan dalam karir dunia nyanyi, lagu dangdutnya tidak akan mati, lagu dangdut tidak dibilang kampungan lagi. “Karena siapa lagi yang akan membangkitkan dangdut kalau bukan kita, berterimaksh juga pada pihak tv yang membuat acara dngdut sehingga dangdut sekarang sudah banyak berkmbang. Ada Popdut, ada Dangdut Koplo, ada Dangdut Melayu, dangdut juga bisa dinikmati banyak kalangan, “ tegas Wanda.

 

Sementara itu, obsesi Wandi ingin seperti Inul Daratista. karna ia melihat contoh kehidupannya dari dangdut dan dia bisa buktikan kaalau penyanyi dangdut bisa berdiri di atas sejajar dengan artis lain yang mana banyak berawal dari nol, dari bawah seali. “Semua penyanyi dangdut saya suka karena saya sudah tahu jadi penyanyi dan jadi pencipta, kita ingin berkarya dan ingin karya kita dihargai, “ harapnya.

 

Adapun, resolusi Wanda di tahun 2020 untuk dunia nyanyi. “Saya ingin di tahun ini dunia tarik suara makin bagus, dangdut semakin melebar ke Asia, karena kan sekarang sudah ada kompetisi dangdut se-Asia, semoga makin bertambah dan buat anak muda zaman sekarang jangan gengsi dan malu jadi penyanyi dangdut karena dangdut asli punya kita Indonesia, “ pungkas Wanda sumringah.

About AKHMAD SEKHU

Akhmad Sekhu, wartawan dan juga sastrawan. Buku puisinya: Penyeberangan ke Masa Depan (1997), Cakrawala Menjelang (2000). Sedangkan, novelnya: Jejak Gelisah (2005), Chemistry (2018), Pocinta (2021)

View all posts by AKHMAD SEKHU →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *